Majalah Basis

Bosan dengan bacaan anda saat ini? Baca deh majalah Basis.

Menurut wikipedia, Majalah BASIS adalah majalah kebudayaan yang didirikan pada tahun 1954. Pada waktu itu diasuh oleh dua pemikir besar Indonesia, yaitu Prof. Dr. Driyarkara, SJ dan Prof. Dr. Piet Zoetmulder, SJ. Pada periode selanjutnya, BASIS berkembang di bawah pimpinan sejarawan G. Vriens, SJ. Kemudian, selama 20 tahun, budayawan Dick Hartoko, SJ menjadi redaktur BASIS. Sejak tahun 1994, BASIS terbit dua bulanan dengan format baru di bawah asuhan sastrawan sekaligus wartawan, Dr. G. P. Sindhunata, SJ. Dalam menjalankan tugasnya, ia dibantu oleh Prof. Dr. A. Sudiarja, SJ, penulis dan ahli filsafat timur.

Buat saya, majalah Basis sangat bagus. Isinya tulisan orang-orang dengan keilmuan yang tak perlu diragukan. Mereka selalu menuliskan referensinya dalam tulisan-tulisan mereka. walhasil, majalah ini menjadi jurnal dan sumber keilmuan yang memadai. Terbit dwi bulanan dengan tema aktuil dan mendalam.  kadang, mereka menampilkan tema khusus tentang tokoh-tokoh filsafat. satu tokoh filsafat dibahas satu majalah, manstaapp..

Ilustrasi dalam majalah tersbut, kerap kali menggunakan karya seni para seniman. tak hanya lukisan tapi juga patung dan foto.  Satu paket yang menyegarkan akal dan hati.😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: