Totto Chan Dalam Perspektifku Dulu Dan Kini

Hari itu tahun 90an di toko buku di Pasar Senen. Saat itu aku masih SD. Aku meminta ibuku dibelikan sebuah buku penuh warna-warni berjudul Cinderella. Aku sudah tahu jalan cerita Cinderella dari buku seorang teman, tapi buku itu tampak menarik dan aku ingin memilikinya. Alih-alih membelikan buku tersebut, ibuku justru memilihkan buku yang tampak tebal dan isinya tidak berwarna :
“Totto Chan Gadis Cilik di Jendela”

Dengan berat hati, aku menurutinya, dan memulai membacanya. Aku menyukainya, walaupun buku itu terasa relatif berat bagiku untuk dipahami. Nama-nama tokoh juga terasa aneh bagiku. Bahkan aku sempat mengira Totto Chan adalah anak laki-laki. Bagiku, Totto Chan adalah orang yang bandel dan baik hati dan ia sungguh beruntung bisa bersekolah di gerbong kereta dan memiliki pengalaman yang menyenangkan. Hanya itu saja yang ada di benakku. Buku itu entah sudah dimana sekarang. Aku sudah berusaha mencarinya di rumah ortuku tapi tak ketemu.

Sungguh tak kuduga, buku-dengan latar pra, saat dan pasca perang pacifik-itu bila kubaca lagi dengan otak dewasaku, menjadi semakin menakjubkan. Bila dulu perspektif hanya tertuju pada Totto Chan, sekarang ini aku melihat pak Kobayashi sang kepala sekolah yang seorang pendidik tulen.

Bagaimana ia memperlakukan setiap muridnya dengan khas, mensugesti mereka, memaksimalkan potensi tiap siswa, menyederhanakan hal-hal sulit dan yang terpenting menjadikan sekolah sebagai sesuatu yang menyenangkan. Sehingga mereka menjadi bersemangat sekolah. Tentu saja itu dapat beliau lakukan dengan tidak instant. Beliau sempat berkunjung ke beberapa negara untuk mempelajari hal tersebut dan mengadopsinya. Aku juga mengagumi orang tua Totto Chan dan sikap Totto Chan yang serba ingin tahu.

Wajarlah kiranya bila buku karya Tetsuko Kuroyanagi (Totto Chan itu sendiri) ini menjadi best seller di Jepang. Bahkan beberapa bab pada buku ini menjadi bagian dari kurikulum. Sungguh beruntung aku pernah membaca buku ini dalam dua perspektif. Perspektifku di masa kanak-kanak dan sekarang, saat aku akan menjadi seorang ibu. Semoga aku dapat menjadi Ibu yang baik bagi anak-anakku kelak. Amin..

Ini linknya bila anda ingin e-booknya :

http://www.mediafire.com/?9i21w5ymvg2

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: